Cara Melakukan Verifikasi Berita di Internet.

Cara Melakukan Verifikasi Berita di Internet.

Sejak era kemudahan penyebaran informasi melalui teknologi SMS, Internet s/d Media Sosial, informasi/berita yang tidak diketahui kebenarannya berkembang semakin pesat, terlebih jika menyangkut isu-isu politik dan agama atau bahkan berita ‘teror’ seperti tindak kriminalitas dll.

Beruntung di era informasi digital ini, tersedia banyak sekali perangkat/tool yang bisa digunakan oleh seorang jurnalistik atau siapapun, untuk menelusuri validitas sebuah informasi.

Mencari artikel/informasi/berita dan melakukan verifikasi terhadap konten merupakan hal yang sangat penting bagi para pencari berita maupun bagi kita, agar tidak mudah terjebak oleh hoax yang disebar. Cara-cara konvensional bisa dilakukan dengan cross-checking terhadap penyebar berita ataupun sumber berita itu, bahkan sebenarnya sudah tersedia jasa solusi berbayar untuk melakukan riset untuk menguji kebenaran sebuah informasi/berita.

Pada tulisan ini, Jogjatronik akan menyampaikan 4 cara yang bisa digunakan untuk mencari dan melakukan verifikasi berita/informasi di internet dan media sosial. Tool ini bisa digunakan untuk mencari berita yang paling populer di suatu daerah, atau untuk mencari jejak rekam serta mengecek kebenaran sebuah informasi yang beredar di internet dan media sosial.

  1. Gunakan Google.com
    Saat ini google adalah mesin pencari dengan database terbesar, anda bisa menggunakan google untuk mencari sejak kapan sebuah artikel/informasi tersebar. Copy Paste kata/kalimat dari sebuah informasi yang ingin anda uji di google, dengan ketelitian dan kesabaran anda bisa menemukan siapakah penulis pertama dari artikel/informasi yang sedang anda uji.
  2. Google Image Search

    Banyaknya gambar, foto atau meme tentang isu-isu terbaru yang disebar melalui Internet/Media Sosial seringkali menimbulkan kegaduhan dan keresahan. Bahkan seringkali hal ini juga dilakukan sendiri oleh beberapa media nasional/internasional, bahkan kadang mereka mengatur sedemikian rupa agar sebuah gambar memiliki makna yang berbeda, hanya demi mendapatkan sorotan dari masyarakat.Google Image Search adalah mesin pencari yang menggunakan cara pemindaian sebuah gambar baik melalui URL/gambar yang di unggah oleh pengguna. Algoritma pada mesin akan memindai gambar tersebut, kemudian mencari gambar-gambar lain yang sesuai dengan gambar yang dipindai. Dengan cara ini kita bisa menemukan gambar asli sebelum di sunting, bahkan waktu pertama kali gambar tersebut terunggah di internet, dan jejak rekam digital lainnya.Tak jarang cara ini digunakan para desainer/fotografer untuk mencari bukti keaslian sebuah gambar/karya seni/foto.
  3. Cek Dulu Sumber Informasi
    Cek, siapakah yang menyebarkan berita ini ke smartphone anda, apakah orang tersebut anda percayai dan memiliki kredibilitas tinggi di mata anda? Jika iya, tetaplah berhati-hati, cek konten yang mereka sebarkan itu. Gunakan Internet untuk melakukan verifikasi (lihat no. 1). Apalagi jika konten yang mereka sebarkan memiliki kalimat ajakan untuk menyebarkannya. Ingat! Anda juga bertanggungjawab terhadap informasi yang anda sebarkan.
  4. pipl.com

    Seringkali sebuah artikel/informasi kesehatan/teknologi dll yang disebar mencantumkan referensi dari sebuah nama tertentu yang terlihat kredibel dan ahli di bidangnya. Tak jarang cara ini digunakan para pembuat Hoax agar konten yang mereka sebar terlihat kredibel. Bagaimana cara melakukan verifikasinya? Selain menggunakan google anda bisa menggunakan https://pipl.com/ untuk mencari narasumber yang dicantumkan, untuk mendapatkan pengungkapan fakta.Pipl adalah sebuah mesin pencari profil seseorang dan mampu memberikan kepada kita informasi dan detail kontak dari orang yang akan kita jadikan narasumber. Tool ini memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi nama, lokasi tempat tinggal, nomor telepon, umur dll. Pipl menggunakan algoritma yang mampu menelusuri jejak rekam seseorang di internet melalui berbagai akun media sosial dan jejak rekam digital lainnya.Sesuai taglinnya: “The most comprehensive people search on the web. Pipl finds high-quality results in pages that cannot be found on regular search engines. “

    Familiar..? Ya cara ini sering ditampilkan secara hiperbola di berbagai film fiksi, dimana seorang hacker digambarkan mampu mendapatkan informasi detail dari seseorang sampai dengan hobby, kebiasaan, password, dna dll.

  5. Trendsmap

    Meskipun kepopuleran Twitter sendiri sudah menurun, tetapi adanya integrasi antara twitter dengan media sosial lain seperti instagram dan facebook, tetap menjadikan layanan ini mampu memiliki jejak rekam digital dari berbagai informasi yang terkirim melalui twitter/facebook/instagram. Bahkan di Indonesia, data pada trendsmap masih sering digunakan oleh berbagai jasa pemenang kompetisi politik untuk memenangkan calon yang mereka dukung.Jika anda sales/marketing online, gunakanlah tools ini dengan cara mendompleng isu-isu terbaru demi mempopulerkan produk anda 😉

    Hanya saja untuk mendapatkan fitur yang lebih lengkap, anda diminta berlangganan sebesar $25/bulan atau $250/tahun.

Penulis : denikian

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *