5 Besar Peringkat Media Sosial yang Paling Banyak diadukan, karena Muatan Konten Negatif

5 Besar Peringkat Media Sosial yang Paling Banyak diadukan, karena Muatan Konten Negatif

Baru-baru ini Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) telah merilis informasi tentang media sosial-media sosial mana yang menjadi tempat disebarnya konten negatif, berdasarkan pelaporan masyarakat.
Tak dipungkiri bahwa membanjirnya akun-akun kloningan pada medsos Twitter yang dijadikan buzzer untuk kepentingan politik dan beragam kampanye kebencian telah menjadikan twitter sebagai medsos yang paling banyak dilaporkan oleh masyarakat dengan jumlah aduan mencapai 3.211 selama tahun 2016. Sedangkan diurutan kedua ditempati oleh Facebook dan Instagram yang memiliki jumlah aduan sebesar 1.375 aduan, YouTube dan Google sendiri ternyata juga dilaporkan dan memiliki sejumlah 1.144 aduan, kemudian aplikasi Telegram yang sedang booming di Indonesia ternyata juga diadukan meskipun hanya terdapat 2 aduan.

Berlanjut ke tahun 2017, dipengaruhi oleh anjloknya saham Twitter karena bocornya informasi ke publik, bahwa terlalu masifnya akun-akun kloningan di Twitter menandakan bahwa jumlah pengguna twitter tidaklah Real, atau sesuai fakta sebenarnya. Menjadikan peta penggunaan medsos pun berubah, Twitter tidaklah lagi menjadi medsos yang ‘berbahaya’. Predikat tersebut sekarang direbut oleh Facebook dan Instagram selama kurun waktu Januari sampai dengan Mei 2017.

Praktis dalam lima bulan terakhir ini, Kominfo telah mendapatkan 270 aduan dari konten negatif yang terdapat pada Facebook dan Instagram. Sedangkan posisi berikutnya diduduki oleh YouTube dan Google dengan jumlah aduan sebesar 74 aduan, berturut-turut tahta berikutnya ditempati oleh Twitter dengan jumlah aduan sebesar 49 aduan, dan Telegram 45 aduan, serta Line dengan 1 aduan.

Laporan-laporan aduan yang masuk ke meja Kominfo merupakan kombinasi dari berbagai jenis konten negatif, seperti konten negatif bermuatan SARA, muatan kebencian, pornografi, hoax, penipuan online, sampai ke kasus perjudian online.

Semoga masyarakat kita semakin cerdas dalam menerima informasi yang masuk, khususnya informasi-informasi yang didapatkan melalui media sosial.

Sumber :
https://kominfo.go.id/statistik
https://inet.detik.com/cyberlife/3524051/medsos-mana-yang-paling-jadi-sarang-konten-negatif

Penulis : Denikian

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *