Persembahan Google Untuk Indonesia

Persembahan Google Untuk Indonesia

Jogjatronik.com – Google sang Raksasa Teknologi ini sepertinya mulai lebih ingin merapatkan dirinya dengan masyarakat Indonesia, dengan menghadirkan berbagai produk dan fitur baru yang ditujukan secara khusus untuk masyarakat Indonesia demi membantu produktivitas.

 

Menurut Tony Keusgen (Managing Director Google Indonesia) produk-produk yang baru ini dirangkum dalam tiga kebutuhan utama, yaitu Access, Product, dan Platform dikarenakan ketiga hal itu adalah hal dasar yang paling dibutuhkan oleh masyarakat di Indonesia demi menyongsong era digital yang semakin tajam menancapkan kukunya di Tanah Air.

 

Melalu Access sebagai Kunci utama, diharapkan agar seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati akses internet yang lebih memadai serta stabil. Untuk itulah Google kemudian merilis Google Station, sebuah hotspot WiFi yang menyediakan akses internet yang diklaim lebih kencang dan stabil, sebagai wujud bentuk dukungan google kepada Indonesia.

 

Demi mewujudkan Google Station ini, Google telah bekerjasama dengan CBN dan Fiber Star, sebagai penyedia jaringan internet. Sayangnya rencana ini masih terbatas untuk wilayah Jawa dan Bali.

 

Jika Akses Internet menjadi lebih cepat dan stabil, Maka kunci kedua, yakni Product, akan diwujudkan oleh Google melalui aplikasi YouTube Go, merupakan aplikasi mobile versi lite atau versi ringan dari YouTube. Lewat YouTube Go, pengguna smartphone yang sangat peka dengan kuota dan rupiah tidak perlu lagi khawatir ketika membuka layanan video. Karena pengguna akan mendapatkan informasi seberapa besar kuota yang akan digunakan ketika ingin memutar dan mengunduh video.

 

Lebih lanjut, Google juga telah merilis Google Assistant versi Bahasa Indonesia di aplikasi Allo. Hadirnya Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Ibu, tentu akan semakin memudahkan masyarakat Indonesia saat menggunakan produk ini.

 

Masih dalam kaitannya dengan pengembangan Produk, Google juga akan melakukan penyempurnaan pada Google Search dengan menambahkan fitur shortcuts berupa tab. Dimana fitur ini akan membantu pengguna saat menjelajahi pencarian yang lebih detail dan ringkas.

 

Sepintas fitur ini justru akan membuat google serach menjadi kurang simpel dan sesederhana dulu, tapi penggunalah yang akan menentukan, bukan?

 

Produk terakhir yang kemudian ditawarkan adalah penyempurnaan aplikasi peta Waze. Dengan menambahkan pembaruan, seperti fitur tambahan yang sesuai bagi masyarakat Indonesia, seperti jalan mana yang terkena aturan ganjil-genap, perintah suara dalam bahasa Indonesia, atau bahkan merekam suaranya sendiri sebagai panduan navigasi.

 

Dan yang paling penting darisemua ini, adalah Platform, karena hal ini akan terkait dengan upaya Indonesia dan Google dalam melakukan pelatihan developer Android sampai sebanyak 100.000 developer di tahun 2020. Untuk itu, Google akan semakin banyak menjalin kerjasama dengan 100 fakultas di 80 universitas di Indonesia.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *