6 Cara Atasi Kejahatan Skimming

6 Cara Atasi Kejahatan Skimming

Sudah baca tentang Kejahatan Skimming?

Lalu bagaimaca cara mencegah, agar kita tidak menjadi korban dari kejahatan skimming?

Untuk mencegah kita harus tahu terlebih dahulu mengetahui cara kerja para skimmer

Berikut cara kerja para pelaku skimming :

  1. Pelaku biasanya akan mencari target mesin ATM yang jauh dari keramaian, tanpa pengawas/satpam serta tanpa pengawasan CCTV. Mesin-mesin ATM inilah yang rentan menjadi target para skimmer, dan leluasa untuk dipasangi alat skimmer.
  2. Pelaku akan memulai aksinya dengan cara memasang alat skimmer pada mulut mesin ATM. Agar bisa melakukan pencurian data nasabah.
  3. Pelaku kadang juga menggunakan Kamera Pengintai agar bisa merekam jari nasabah saat memasukkan PIN.
  4. Alat skimmer inilah yang nantinya akan mengambil data nasabah pada magnetic stripe kartu ATM lalu mengkloningnya ke dalam kartu ATM yang masih kosong. Proses ini bisa dilakukan dengan cara manual, di mana pelaku kembali ke mesin ATM tersebut laku mengambil chip data yang sudah disiapkan sebelumnya. Atau dengan cara yang lebih aman bagi pelaku, pelaku menggunakan Alat skimmer yang lebih canggih, sehingga data-data pada kartu ATM tersebut dapat diakses dari internet, biasanya data akan terkirim melalui SMS.

Melalui ketiga cara diatas, kita bisa mengambil kesimpulan. Untuk mencegah diri kita dari ancaman para skimmer,

  1. Gunakanlah mesin ATM yang terletak di tempat keramaian, memiliki pengawas/security serta diawasi dengan CCTV. Misalnya di bank yang bersangkutan, mall, atau minimarket.
  2. Gunakan tangan untuk menutupi jari saat memasukkan kode PIN ATM
  3. Segera lapor ke polisi/satpam terdekat jika menemukan alat-alat yang tidak biasanya terdapat  di mesin ATM.
  4. Peka terhadap kondisi sekitar, misalnya jika ada pengguna ATM yang sangat lama menggunakan ATM, segera beritahu petugas keamanan. Karena nasabah biasanya hanya memerlukan waktu kurang dari 5 menit untuk transaksi noncash di dalam ATM.
  5. Segera lapor kepada petugas keamanan jika penggunaan kartu ATM pada mesin ATM tersebut tidak berlangsung mulus (misalnya ada kendala saat memasukkan kartu ATM).
  6. Tidak memberikan data pribadi atau kode One Time Password (OTP) Bank kepada orang lain.

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *