Benarkah Aplikasi FaceApp, Berbahaya?

Benarkah Aplikasi FaceApp, Berbahaya?

jogjatronik.com – Dalam satu minggu terakhir ini, banyak rekan kita yang mengunggah hasil foto selfie versi tua mereka. Hal ini bisa dilakukan berkat salahsatu fitur terbaru dari aplikasi FaceApp. Fitur itu bisa mengubah jenis kelamin wajah pengguna dan mengubah wajah menjadi lebih tua.

Beberapa hari kemudian beredar informasi seputar kemanan data. Kekhawatiran yang timbul karena mengijinkan aplikasi untuk masuk lebih dalam pada data-data pengguna yang ada di smartphone mereka.

Yeo Siang Tiong, General Manager dari Kapersky menanggapi hal ini. “Bahaya sebenarnya terletak pada ijin yang diberikan oleh pengguna pada saat proses instalasi aplikasi. Jika sebuah aplikasi diberikan kebebasan untuk melakukan akses pada kontak, foto, pesan pribadi, dan lainnya. Tentulah hal itu bisa saja menjadi berbahaya bagi privasi pengguna.”

Terlebih jika didalamnya terdapat berbagai data sensitif, yang memungkinkan terjadinya peretasan atau penyalahgunaan data.

Berikut ini beberapa tips yang dibuat oleh Kaspersky, demi mencegah tercurinya data-data penting yang tersimpan dismartphone.

  • Unduh aplikasi dari sumber yang sudah dipastikan tepercaya.
    Baca baik-baik ulasan dan peringkat aplikasi tersebut.
  • Aplikasi yang tidak resmi/palsu biasanya memiliki kerentanan terhadap keamanan data dan privasi penggunanya.
  • Pilih secara bijak aplikasi yang ingin di tanamkan di smartphone.
  • Baca baik-baik perjanjian lisensi penggunaan dengan hati-hati dan cermat
  • Perhatikan daftar izin apa saja yang diinginkan oleh aplikasi, biasanya muncul sesaat setelah aplikasi di instal dan aplikasi siap untuk digunakan.
  • Selama proses instalasi, berhati-hatilah saat menekan tombol next, perhatikan baik-baik pesan yang muncul.
  • Demi lapisan keamanan tambahan, instalah aplikasi anti virus terpercaya demi solusi keamanan di ponsel pintar-mu

Igor Golovin, peneliti keamanan dari Kaspersky menambahkan “Aplikasi-aplikasi yang viral biasanya menjadi target dari para peretas. Mereka sering menyembunyikan modul adware dengan kedok aplikasi/game dan berbagai tiruan aplikasi populer. Yang bearti bahwa penggunaan aplikasi FaceApp versi palsu bisa meningkat, terutama jika mereka telah mentargetkan ratusan korban perharinya.”

“Kami sarankan para pengguna smartphone untuk tidak mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi dan selalu menginstal solusi keamanan pada perangkat mereka untuk menghindari kerusakan,”

be Safe ya

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *